Bukit Pasir Pagaralam Disulap Jadi Kampung The Hobbit

Pewarta: Terbit pada: 3 Desember 2019

Foto/HB : Wisatawan Lokal Tampak Menikmati Keindahan Rumah di Bukit Pasir Pagaralam yang Disulap Jadi Kampung The Hobbit (foto/dok.pri/Hb)

PAGARALAM HB – Untuk manjakan wisatawan datang ke Kota  Pagaralam saat ini malai bermunculan lokasi wisata baru seperti pembuatan kampung the Hobbit di bukit pasir di Dusun Muara Siban Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam. Pebuatan lokasi wisata baru ini diatas lahan   aekitar 2 hektar dan bangunan dibuat dari kayu dan bambu serta beratap ijok seakan hidup di masa ribuan tahun lalu.
Pemilik lokasi wisata Ari Fransisco mengatakan,  lokasi wisata Bukit Pasir,  berada ditengah hutan perbukitan dikelingi kebun kopi warga sekitar dengan luas mencapai ribuan hektare.
“Memang di daerah ini banyak pasirnya,  baru sekitar satu bulan dibuat jadi tempat wisata bagi masyarakat yang hobby dengan suasana alam asri,” kata dia.
Menurut dia, lokasinya di  Dusun Baru Muara Siban Kecamatan Dempo Utara Pagaralam, masuk   sekira 100 meter dari jalan desa atau 5 menit menggunakan kendaraan.
“Nanti kalau sudah louncing kita pungut bayaran Rp10.000 setiap pengunjung tapi mereka dapat gratis makan pindang Mei atau kari lontong termasuk minuman kopi,” kata dia.
Saat ini masi proses penataan dan melengkapi fasilitas, setelah itu kata Ari, baru diberlakukan pungutan bagi pengunjung yang masuk.
“Memang konsep suasana alam ini cukup menarik untuk dikunjungi saat kita ingin berlibur dengan keluarga dilokasi wisata bukit pasir. Saat ini sudah dibuat  rumah seperti di kampung the hobbit, untuk pengunjung beristirahat dan berteduh,  pembutan taman, Tempat Sholat, juga lokasi tersebut ada Kolam Tempat Bidadari Mandi”katanya.

Dia mengatakan,  pemandangan yang indah sedikit medan exstrem namun ada beberapa hal yang harus pengunjung perhatikan sselain tutur kata dan bahasa yang baik saat berada dilokasi, dan  bersikaplah ramah terhadap lingkungan wisata, tetap harus menjaga Adap dan Ahlaq demi kebersamaan dan kekompakan pengunjung.

Sementara itu Wako Pagaralam Alpian Maskoni SH mengatakan, partisipasi dan dukungan penuh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata apalagi lahan itu punya warga sendiri.
“Memang cukup banyak lokasi wisata baru muncul dan pengelolanya warga sendiri, jadi wisatawan bebas memilih,” kata dia.
Kalau yang sudah ada, kata dia,  kebun teh gunung Dempo, air terjun, kebun jeruk, Tan bunga, Dempo Park dan masih banyak lagi yang lainya. (03)

BNN Pagar alam Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 1 =