Aswari Mantap Bangun Desa

Pewarta: Terbit pada: 18 April 2016
Aswari Mantap Bangun Desa

Berita Sumsel – LAHAT. Walau hanya menjadi penghubung lima desa di Kecamatan Kikim Tengah dan Selatan, Kabupaten Lahat dengan dunia luar, bukan halangan pembangunan jembatan Sungai Pangi. Jembatan dengan panjang 460 meter dan merupakan jembatan permanen terpanjang di Kabupaten Lahat ini, diharapkan dapat meningkatkan geliat ekonomi ribuan jiwa yang menghuni lima desa yang berada di wilayah pelosok itu.\r\n\r\nApalagi Sumber Daya Alam (SDA) berupa hasil perkebunan karet, kelapa sawit, kopi dan lain sebagainya, yang melimpah menjadi alasan Bupati Lahat H Aswari Riva’i SE, tidak ragu membangunan akses. “Jarak jauh antar desa bukan berarti desa ini tertinggal, melainkan kondisi. Sumber Daya Alam mendukung desa ini untuk memiliki akses jalan dan jembatan,” tegasnya.\r\n\r\nMeski dilakukan pembangunan bertahap, atau sejak 2013, Aswari menjamin jembatan yang sudah menghabiskan dana Rp 60 miliar, berasal dari APBD Provinsi Sumsel, akan tuntas dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi. “Inilah kelemahan wilayah Kikim, jarak antar desa begitu jauh. Sehingga begitu besar dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan dan jembatan,” ungkap Bupati Lahat yang menjabat priode kedua ini.\r\n\r\nAswari menyatakan selain APBD Kabupaten Lahat, dirinya berjanji akan terus mencari dana dari pusat untuk pembangunan Kabupaten Lahat. Sehingga pembangunan Kabupaten Lahat dapat dirasakan seluruh masyarakat. Namun, meski telah memiliki jalan dan jembatan yang bagus, tetap saja dibutuhkan pihak ketiga yang dapat berinvestasi untuk kemajuan daerah yang jauh dari akses jalan lintas itu. “Saya blusukan tidak sekedar blusukan saja. Apa yang dibutuhkan masyarakat itu yang perlu diketahui dan diperjuangkan,” tegasnya.\r\n\r\nSepertinya pembangunan jembatan bukan hanya dilakukan untuk menghubukan lima desa di kecamatan tersebut, Aswari juga membangun Jembatan Pangi I juga sedang berlangsung, yang memiliki panjang 210 meter, juga menggunakan APBD Sumsel. Tahun ini juga akan dibangun Jembatan Perigi, Kecamatan Pulau Pinang sepanjang 110 meter dan Jembatan Plancu. Jembatan Lematang II di Desa Ulak Lebar, Kota Lahat, juga akan diselesaikan.\r\n\r\nBupati yang hobi bertatap muka langsung dengan masyarakat ini juga menyatakan akan memangkas jarak tempuh Lahat-Pagaralam, dengan pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Gumay Ulu dengan Tanjung Tebat. “Menggunakan dana Provinsi, aspirasi anggota DPRD Sumsel senilai Rp 10 Miliar. Selama ini dua jam, dengan akses jalan ini hanya 1 jam. Ini juga akan digunakan kendaraan besar,” bebernya, seraya terus berkoodinasi dengan Pemprov Sumsel, untuk pembangunan tersebut.(humas)\r\n\r\n

BNN Pagar alam Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 1 =