Akibat Tidak Ada Rambu, Truk Terperosok ke Lobang Pelebaran Jalan

Pewarta: Terbit pada: 4 April 2016
Foto: Mobil terperosok akibat lobang pelebaran jalan di Jalan Palembang-Betung, Senin (4/4)

BANYUASIN (Beritasumsel.id) – Diduga karena tidak ada rambu-rambu penerangan jalan, sebuah mobil truk pengangkut kayu BH 8999 DN terperosok ke kolam bekas penggalian pelebaran jalan di jalan Palembang-Betung Kelurahan Sukajadi Talang Kelapa, Senin (4/4).

\r\n

Menurut cerita warga setempat, Usuf, mobil tersebut terperosok dikarenakan keadaan disana gelap sekitar pukul 5 pagi. Selain itu kondisi jalan yang telah berisi air akibat hujan deras sehingga sopir menerabas saja jalan tersebut hingga terperosok ke pinggir lobang.

\r\n

“Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 5 pagi tadi mungkin sopirnya masih ngantuk sehingga tidak melihat ada lobang, sementara mobil dibiarkan terguling dan sopirnya sudah pergi entah kemana,” ujarnya.

\r\n\r\n\r\n

banyuasin-truk-terbalik

Foto: Mobil terperosok akibat lobang pelebaran jalan di Jalan Palembang-Betung, Senin (4/4)

\r\n

Selain penerangan jalan yang minim di pinggir jalan yang telah digali. Di jalan tidak diberi rambu-rambu oleh pihak terkait sehingga pengendara yang tidak mengetahui lobang tersebut bisa terperosok.

\r\n

“Jika tidak tahu seperti itu jadinya, mobil bisa masuk kedalam lobang. Tidak adanya rambu-rambu juga yang menyebabkan mobil pengangkut kayu tersebut ambruk,” katanya.

\r\n

Untuk itulah menurut dia seharusnya jalan berlobang pelebaran jalan harus diberi banyak penerangan atau diberi rambu-rambu peringatan agar pengendara tidak kecele saat melintas kawasan tersebut.

\r\n

“Apalagi saat hujan lobang itu tidak kelihatan sehingga membahayakan pengendara. Kami berharap segera diberi rambu karen bisa mencelakakan pengendara,” ungkapnya.

\r\n

Terkait masalah ini Kapolsek Talang Kelapa melalui Kanit 1 Lantas, Agus Gunawan saat dihubungi via telepon membenarkan adanya mobil terperosok tersebut akibat pengendara kurang hati-hati.

\r\n

“Pagi tadi ada dua kecelakaan satu mobil patah as di kawasan km 18 sehingga menyebabkan macet. Dan satu lagi kata anggota saya ada mobil terbalik akibat tabrak lobang. Namun petugas sudah menertibkan kendaraan tersebut sehingga arus lalu lintas tidak terganggu,” tegas Agus Gunawan. (AW)

BNN Pagar alam Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + 17 =